Kebumen, 31 Juli 2025 — Dalam rangka memperkuat budaya belajar dan mengembangkan kompetensi guru secara berkelanjutan, Komunitas Belajar (Kombel) KASA FOCUS SMK Negeri 1 Ambal kembali menggelar kegiatan bertajuk “Pengenalan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 25 Juli 2025 pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai bertempat di Ruang Meeting Guru SMK Negeri 1 Ambal.


Acara dibuka dengan bacaan basmalah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta yang hadir. Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan dalam aktivitas pembelajaran, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian Safety Commitment yang dipimpin oleh Bapak Sukur Ashari, S.Pd.

Kepala SMK Negeri 1 Ambal, Ibu Ari Kurniawati, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan komunitas belajar. Ia juga memberikan umpan balik terhadap kegiatan kombel sebelumnya, sekaligus menyampaikan informasi penting terkait Surat Edaran Kementerian Kemdikbudristek No. 5684/MDM.BI/HK04.00/2025 tentang Hari Belajar Guru. Melalui surat edaran tersebut, guru didorong untuk terus menyelenggarakan pembelajaran yang mendorong refleksi dan berbagi praktik baik, baik dalam forum resmi maupun informal.


Sebagai tindak lanjut dari kebijakan tersebut, SMK Negeri 1 Ambal mengaktifkan kembali Komunitas Belajar “KASA FOCUS” yang akan dilaksanakan setiap hari Jumat pukul 13.00 hingga selesai. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang refleksi dan pengembangan diri para guru guna meng-upgrade wawasan dan kompetensi mereka secara berkelanjutan.


Materi utama disampaikan oleh Bapak Sudirman, S.Kom., yang mengulas secara mendalam konsep Deep Learning atau pembelajaran mendalam. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam menjadi kebutuhan penting di era pendidikan masa kini, mengingat tantangan masa depan yang semakin kompleks dan sulit diprediksi, permasalahan terkait mutu pendidikan yang masih perlu dibenahi, kompetensi masa depan.

Bapak Sudirman, S.Kom menyampaikan materi kepada para peserta


Beliau juga mengajak peserta untuk melakukan refleksi terhadap berbagai permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran, seperti kondisi siswa, penyebab permasalahan, serta langkah-langkah yang telah diambil guru. Ruang lingkup Deep Learning dan tantangannya pun dibahas tuntas dalam sesi tersebut.


Sesi diskusi berlangsung interaktif. Ibu Ade menanyakan tentang cara membangun pembelajaran yang berkesadaran. Bapak Sudirman menegaskan bahwa kesadaran harus ditumbuhkan secara bertahap dalam diri murid. Sementara itu, Bapak Wargo menyampaikan masukan terkait sistem blok dan penggunaan handphone dalam pembelajaran. Tanggapan disampaikan oleh Bapak Dasman selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum bahwa evaluasi ke depan mungkin diperlukan terkait sistem blok. Sementara untuk handphone, disarankan agar dikumpulkan jika tidak digunakan. Ibu Ari menambahkan bahwa sistem blok diberlakukan untuk mendukung implementasi Teaching Factory yang harus selaras dengan standar industri, namun kebijakan akan terus dievaluasi untuk memastikan kebermanfaatan bagi semua pihak.


Lebih lanjut, Ibu Ari juga mengingatkan pentingnya menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dengan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, memberikan umpan balik yang membangun, mendorong siswa untuk memiliki kesadaran belajar secara mandiri, serta menghilangkan model pembelajaran yang terlalu terpusat pada guru (teacher-centered learned).


Di akhir kegiatan ini, peserta diberikan tugas untuk melakukan refleksi tentang pembelajaran mendalam. Acara ditutup dengan bacaan hamdalah dan penyegaran safety commitment kembali sebagai bentuk penegasan nilai-nilai keselamatan dalam setiap aktivitas pendidikan.


Kegiatan ini menjadi langkah nyata SMK Negeri 1 Ambal dalam menguatkan budaya belajar guru dan menyemai semangat transformasi pembelajaran di sekolah. (Sofia Hd.)

Leave a Comment